Pengintegrasian Nilai-Nilai Kewirausahaan Pendidikan Multikultural

  • Nuni Oktaviani STAI Dharma Kesuama Segeran Indramayu

Abstract

This article aims to discuss about the integration of values of entrepreneurship in education. It is assessed through the study of literature, by using qualitative methods and descriptive explanations through the study of literature.   Data collected and analyzed entirely are from the literary documentation, writing in journals, other relevant and still appropriate media. The results of the study show that the next form of integrating entrepreneurial values ​​is by giving someone freedom for self-actualization, which in turn will create creative and innovative ideas that are based on the pillars of entrepreneurial success, namely rather than Praying, Attitudes, Insights, Skills, and Action. The integration of entrepreneurial values ​​in facing external challenges will develop more rapidly, namely the use of Information Technology, which has an impact on learning in schools

References

A. Rusdiana. 2013. Kewirausahaan Teori & Praktek. Bandung: Pustaka Setia, hlm.49
Adibah, Ida Zahara. 2014. “Pendidikan Multikultural sebagai Wahana Pembentukan Karakter” dalam Jurnal Madaniyah, VII: 1 (Agustus,2014).
Adioetomo, et al. 2010. 100 Tahun Demografi Indonesia: Mengubah Nasib Menjadi Harapan. Jakarta: BKKBN dan Lembaga Demografi FE UI.
Aljohani, M. 2015. “Innovation and Entrepreneurship Integration in Education: Ohaio State Model” in International Journal of Teaching and Education, III: 3. (Mei, 2015).
Alma, B. 2008. Keentrepreneuran untuk Mahasiswa dan Umum. Bandung: Penerbit Alfabeta.
Azra, Azyumardi. 2003. “Pendidikan Multikultural: Membangun Kembali Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika” dalam Republika Online. Jakarta: 6 Januari. Tersedia dalam: http:// www.republika. co.id (diakses: 15 Juli 2019).
Bungin, Burhan. 2008. Konstruksi Sosial Media Massa. Jakarta: Prenada Media.
Bunyamin. 2016. “Pendidikan Multikul-tural menuju Masyarakat Bermartabat” dalam Jurnal Pendidikan Islam, 7: 2, (September, 2016).
Cahyono, Heri & Iswati. 2017. “Urgensi Pendidikan Multikultural sebagai Upaya Meningkatkan Apresiasi Siswa terhadap Kearifan Budaya Lokal” Jurnal Elementary, 3:1 (Juni, 2017)
Depdiknas RI [Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia]. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.
Ebert, R.J. & R.W. Griffin. 2009. Business Essentials. Singapore: Prentice Hall.
Firdaus, Muhammad. 2013. “Ketimpangan Pembangunan Antar Wilayah di Indonesia: Fakta dan Strategi Inisiatif”. Teks Orasi Ilmiah untuk Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB Tersedia dalam: http://mfirdaus. (diakses, 15 Juli 2019).
Gunarjo, Nursodik & Wahyu Aji. 2014. Siapa Mau Bonus? Peluang Demografi Indonesia. Jakarta: KOMINFO.
Gwee, J. 2007. Positive Business Ideas: Proven, Practical, and Easy to Apply Ideas to Improve Your Performance. New York: Delmar Publisher.
Hakim, A. 2010. “Model Pengembangan Kewirausahaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam Menciptakan Kemandirian Sekolah” dalam Jurnal Riptek, 4:1,(Juni 2010).
Haryanti, Dewi Meisari et al. 2016. Berani Menjadi Wirausaha Sosial? Membangun Solusi atas Permasalahan Sosial secara Mandiri dan Berkelanjutan. Jakarta: Bank DBS Indonesia.
Hisrich, R.D., M.P. Peter & S. Dean. 2005. Entrepreneurship. Boston: McGraw Hill.
Hoffman, K. & R. Russell. (1994). Exploring the World of the Entrepreneur Working for Yourself. New York: Delmar Publisher.
Ifham, Ahmad & Avin F. Helmi. 2002. “Hubungan Kecerdasan Emosi dengan Kewirausahaan pada Mahasiswa” dalam Jurnal Psikologi, 1: 2, hlm. 89.
Isaak, R. 1998. Green Logic: Ecopreneurship, Theory, and Ethics. Sheffield UK: Greenleaf Publishing. West Hartford.
Kasmir. 2011. Kewirausahaan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Kennedy, Posma Sariguna Johnson. 2017. “Tantangan Pertahanan dan Ekonomi Indonesia serta Kebijakan yang Perlu Dilakukan” Fundamental Management Journal, 2:1 (April 2017).
Koentjaraningrat. 2002. Antropologi Indonesia. Jakarta: Djambatan.
Komara, Endang. 2018. “Penguatan Pendidikan Karakter dan Pembelajaran Abad 21” SIPATAHOENAN:South-East Asian Journal for Youth, Sports & Health Education, 4:1, (April,2018).
L. May, S. Collin-Chobanian & K. Wongs [eds]. Etika Terapan I: Sebuah Pendekatan Mutikultural. (Terjemahan:Tim Tiara Wacana). Yogyakarta: Tiara Wacana.
Leonardos. (2009). Kewirausahaan: Teori, Praktek, dan Kasus-kasus. Jakarta: Salemba Empat.
Lestari, Gina. 2015. “Bhinnekha Tunggal Ika: Khasanah Multikultural Indonesia di Tengah Kehidupan SARA” Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 28:1 (Pebruari, 2015).
Ma’arif, S. 2005. Pendidikan Pluralisme di Indonesia. Yogyakarta: Logung Pustaka., hlm. 88.
Moleong, Lexi J. 2013. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nasution, Arman Hakim. 2007. Entrepreneurship: Membangun Spirit Teknopreneurship. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Nieto, S. 2014. “Affirming Diversity: The Sociopolitical Context of Multicultural Education” Journal Teaching Education, 7: 2, (Januari 2016).
Rahmat, Abdul, 2017. Paradigma Baru Pendidikan Era Kontemporer. Gorontalo: Ideas Publishing.
Setiowati, G.R. 2015. Menumbuhkan Wirausahawan Muda Indonesia dengan Pendidikan Wirausaha Terintegratif. Jakarta: Kompasiana.
Soetopo. 2001. “Hubungan Karakteristik Bawahan, Kontrol Situasi, Perilaku Kepemimpinan, Budaya Organisasi, dan Iklim Organisasi dengan Keefektifan Organisasi pada Universitas Swasta di Kotamdya Malang”. Disertasi Doktor. Malang: Universitas Negeri Malang.
Subroto, W.T. 2015. “Menanamkan Nilai-nilai Entrepreneurship melalui Pendidi-kan Ekonomi pada Era Masyarakat Ekonomi ASEAN”Jurnal Economia:UNES.11:1 (April,2015).
Suharyadi et al. 2007. Kewirausahaan: Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda. Jakarta: Salemba Empat.
Suhermini & Teti Anggita Safitri. 2010. “Menumbuhkan Minat Kewirausahaan melalui Pembuatan Business Plan” Jurnal Pendidikan Ekonomi & Dinamika Pendidikan, .V:.2 (Desember, 2010).
Supriatin, & Aida Rahmi Nasution. 2017. “Implementasi Pendidikan Multikultural dalam Praktik Pendidikan di Indonesia” Jurnal Elementary, l: 3 (Juni, 2017), hlm. 321.
Suryadinata, Leo et al. 2003. Indonesia’s Population: Etnicity and Religion in a Changing Political Landscape. Singapore: ISEAS.
Suryaman & Hari Karyono. 2017. “Leading Entrepreneurship Education-Based Primary Schools”. Makalah disajikan dan didiskusikan dalam 3rd International Conference of Education and Training, di Kampus Universitas PGRI Adibuana. Surabaya.
Suryaman. 2014a. “Fun-Eco-Preneur Education: Sebuah Konsep Pendidikan Multiudaya untuk Meningkatkan Nilai-nilai Wirausaha di Indonesia” Sosiohumanika: Jurnal Pendidikan Sains Sosial dan Kemanusiaan, 7:2 (Mei, 2014).
Suryaman. 2014-b. “Pengembangan Konsep Pendidikan Multibudaya melalui Gemar Belajar, Kreatif, Mandiri, dan Berbudi Pekerti Luhur untuk Memben-tuk Jiwa Wirausaha di Indonesia” Sosiohumanika: Jurnal Pendidikan Sains Sosial dan Kemanusiaan, .7:2 (November, 2011).
Suryaningtyas, Dyah. 2004. “Membentuk Karakter Wirausahawan yang Kreatif dan Tangguh” Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan, 4:.1 (April, 2004).
Suyahman. 2017. “Penguatan Karakter Kewirausahaan melalui Pendidikan Keluarga” Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 27: 1 (Juni, 2017).
Wihardit, Kuswaya. 2010. “Pendidikan Multikultural: Suatu Konsep, Pendekatan, dan Solusi” Jurnal Pendidikan, 11:2 (September, 2010).
Yaqin, Ainul. 2005. Pendidikan Multikultural: Cross- Cultural Understanding untuk Demokrasi dan Keadilan. Yogyakarta: Pilar Media.
Yaya SuryanaA. Rusdiana, 2015. Pendidikan Multikultural: Suatu upaya penguatan Jatidiri Bangsa. Bandung: Pustaka Setia.
Zamroni. 2000. Paradigma Pendidikan Masa Depan. Yogyakarta: Bigraf Publishing.
Published
2019-11-01
How to Cite
OKTAVIANI, Nuni. Pengintegrasian Nilai-Nilai Kewirausahaan Pendidikan Multikultural. I’TIBAR, [S.l.], v. 7, n. 13, p. 177-197, nov. 2019. ISSN 2615-5117. Available at: <http://ojs.kopertais02.or.id/index.php/itibar/article/view/153>. Date accessed: 11 july 2020.